Skip to Content

Category: Topik Komunitas

Sejarah Perkembangan Teknologi Game di Dunia

October 2, 2018 • admin

Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan togel hongkong teknologi telah menyusup ke semua sektor baik itu dari segi industri, bisnis, ekonomi, bahkan dunia hiburan juga telah memiliki teknologinya sendiri. Salah satunya adalah video dan console game merupakan teknologi yang berhasil merambah ke sektor dunia hiburan.

Bermain game memang dapat mengusir kebosanan, rasa jenuh, sekaligus berguna untuk mengisi waktu di kala kosong. Semakin modern teknologi, semakin mudah juga seseorang untuk bermain game. Apalagi di era smartphone sekarang ini banyak sekali game yang bisa dimainkan dengan grafis luar biasa.

Game sendiri ternyata memiliki sejarah atau asal usul yang tentunya sangat menarik untuk diketahui. Misalkan seperti siapa sebenarnya penemu game tersebut, dan apa game console yang dibuat pertama kali hingga bagaimana perkembangannya kini. Oleh sebab itu, berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai penemu sekaligus perkembangan game yang ada di dunia.

Bukan rahasia umum lagi jikalau semakin berkembangnya teknologi, semakin banyak juga lahir inovasi dari orang-orang kreatif di dunia ini. Dan salah satunya turut mengembangkan teknologi game, yang mana hal ini rutin berkembang setiap waktu tertentu. Game memang menjadi satu lahan bisnis yang menjanjikan karena tidak hanya digunakan oleh anak kecil saja namun orang dewasa juga banyak yang ketagihan dan menikmati bermain game, terutama game-game berbasis console. Adapun teknologi ini rupanya memiliki perkembangan beberapa generasi dari tahun ke tahun yang antara lain;

Teknologi Game Generasi Pertama (1952-1975)

Game Pertama: Tic-Tac-Toe
Teknologi game rupanya diciptakan pertama kali oleh A.S. Douglas pada tahun 1952 di University of Cambridge. Douglas mendemonstrasikan game buatannya melalui tesis dalam rangka mengenai interaksi antara komputer dan manusia. Game pertama yang ada di dunia ini ternyata sangat simpel, yakni sebuah permainan Tic-Tac-Toe atau XOXO yang diprogram menggunakan komputer EDSAC vaccum-tube, dimana komputer ini memiliki layar CRT (Cathode Ray Tube).

Game Kedua: Tennis for Two
Tesis serta teknologi game yang diulas oleh A.S Douglas membuat banyak orang terinspirasi. Bahkan pada tahun 1958 kemudian, William Higinbotham serta menciptakan game Tennis for Two yang dimainkan di osiloskop. Sama dengan Douglas, game ini juga masih sangat sederhana. Antarmukanya sendiri menampilkan lapangan tennis dari samping dan masih sangat terbatas.

Game Ketiga: Spacewar
Beberapa tahun pasca diciptakannya teknologi game pertama atau lebih tepatnya pada tahun 1961—game selanjutnya hadir bersamaan dengan naik daunnya teknologi komputer. Komputer pada saat itu masih menjadi barang yang sangat mewah, dari sini Steve Russel menciptakan game bernama Spacewar karena terinspirasi dengan kisah fiksi ilmiah karya Edward E Smith berjudul Skylark. Game Spacewar berhasil diciptakan Russel menggunakan komputer dan memanfaatkan fitur mainframe MIT PDP-1 yang biasa dipakai untuk perhitungan statistik. Dengan komputer tersebut, Steve sukses membuat Spacewar.

Lahirnya Video Game
Karena teknologi game menjadi pembicaraan hangat pada silam lalu, maka beberapa mahasiswa memutuskan berinovasi dengan memanfaatkan fasilitas teknologi yang ada di kampusnya untuk membuat video game lebih menarik sekaligus turut menyalurkan kreatifitas. Namun pada tahun 1972, teknologi game lebih berkembang ketika untuk pertama kalinya dirilis perangkat video game besutan perusahaan Magnavox Odyssey, mereka menciptakan terobosan teknologi baru dalam dunia game yang mana berhasil menciptakan video game bisa dihubungkan dengan televisi.

Namun sayangnya tiga tahun berselang yakni pada tahun 1975, Magnavox Odyssey berhenti memproduksi video gamenya. Tapi mereka justru memperkenalkan teknologi baru yaitu mikroprosesor berbasis konsol. Hingga akhirnya pihak Magnavox memproduksi video game jenis baru yang khusus menyajikan game Pong.

Barcelona preening the birth of Samsung Galaxy S9

February 25, 2018 • admin

mulberryoutletinc.org – Sudah menjadi tradisi bagi Samsung untuk meluncurkan ponsel unggulan terbarunya Galaxy S9 di bulan kedua atau ketiga setiap tahunnya. Tahun ini, sudah dapat dipastikan Samsung akan menyatukan hajatan besarnya di perhelatan Mobile World Congress (MWC) 2018 di Barcelona, Spanyol.

Samsung akan berupaya domino qiu qiu mencuri panggung sehari jelang pembukaan MWC, atau tepatnya 25 Februari 2018 di Fira Montjuic, Barcelona pukul 6 sore waktu setempat.

Ada yang menarik dengan perhelatan akbar kali ini. Samsung menggunakan dua tempat terpisah untuk hajatan besarnya, tempat pertama berada di Fira Gran Via yang merupakan komplek pameran terbesar di Bacelona yang berjarak 7 kilometer dari pusat kota. Sementara rangkaian acara yang lebih kecil akan berlangsung di Fira Mountjuic yang terpisah 4 kilometer dari tempat utama mendekati pusat kota Barcelona.

Kesibukan di sekitar lokasi ‘pesta’ terlihat di beberapa titik utama seperti bandara dan pusat kota. Tak pelak, tingkat hunian seperti hotel dan apartemen di sekitar tempat utama dan hampir di seluruh bagian kota Barcelona ikut melonjak hingga lebih dari 90 persen diikuti peningkatan harga sebesar tiga hingga enam kali lipat dari tarif normal.

Saat berita ini diturunkan, CNNIndonesia.com melihat sebuah bangunan capsa susun yang dikemas dengan logo Samsung berukuran besar. Disamping itu, Samsung nampaknya ingin pengunjung menjajal langsung layanan dompet digital Samsung Pay.

Sebuah area yang disulap serupa taman bermain lengkap dengan logo samsung dan tulisan ‘Come In Have Fun’ yang mengundang pengunjung untuk menjajalnya dengan fitur pembayaran nontunai mereka. Meski belum jelas, nampaknya Samsung akan memberikan pembaruan untuk layanannya itu.

Perusahaan asal Korea Selatan ini menyediakan beberapa booth di pusat kota Plaça Catalunya. Pengguna jalan yang ingin merasakan pengalaman menggunakan Samsung Pay bisa mengisi formulir berisi data-data lalu mengantri dan menunggu giliran masuk ke area ‘taman bermain’.

Fira Montjuic merupakan bangunan tua yang dibandung pada 1929 dan kerap menjadi ‘rumah’ bagi ratusan pameran berskala internasional. Terletak di jantung kota Barcelona, Fira Montjuic menggabungkan konsep tradisional yang tetap bisa diadaptasi untuk beragam perhelatan di era modern.

Sementara Gran Via merupakan salah satu bangunan terbesar yang menjadi bangunan paling modern untuk skala pameran di Eropa. Letaknya tepat di area pengembangan bisnis yang terhubung dengan layanan transportasi umum dan dekat dari bandara Barcelona.